Petani-petani telah lama menanti
mereka menumpuk dan terus membangun kesabarannya
dengan panjatan do'a mereka memohon pada sang khaliq
Di beberapa hari terakhir bulan Juni
Mereka meramalkan Juli akan datang hujan
yang berarti semua ladang-ladang mereka
akan kembali bersemi.
Mereka tak lagi sedih karna gagal panen bulan kemarin
justru kini mereka menjadi girang dengan sejumlah harapan.
Waktu biarlah berlalu
membawa seberkas kegagalan musim lalu.
Musim datang silih berganti
menemani para petani menyuburkan ladangnya.
Ladang menjadi tempat terindah
dalam menghadapi situasi gundah.
Petani adalah induk dari ladang
Anak-anak tanpa induk tak mungkin mendapatkan hasil
Seperti panen bulan kemarin
Tak ada petani tak ada panen
Meski berlabel "gagal panen" toh itu ada hasil
Namun rugi.
Untung-rugi menjadi bahan perbincangan mereka
sepanjang hari
Bila rugi, mereka berang
tapi tetap mencintai ladangnya
Jika untung menghampiri
Segala rasa lelah dan letih pergi
Otot yang kejang menjadi lentur.
Hujan gerimis yang dinanti
telah menghampiri ladang dan desanya
Desa menjadi sejuk
Seperti hati para petani.
Alhamdulillah.


0 komentar:
Posting Komentar