Selasa, 19 April 2011

BERHENTI, LALU PERGI

anak dusun berambut ikal
membeli sebuah makanan ringan
di perempatan jalan menuju kota

uang seribu di genggamnya
agar teman-temannya tak lagi meminta
ikut di belikan,

tampak sekali dia ketakutan
membawa snack ringan dibalik kaos biru
yang sudah pudar warnanya.

Anak dusun yang berambut ikal
tanganmu sudah terbiasa bekerja
menghidupi dirinya yang malang
tanpa buaian kasih sosok ibu,
tanpa pengarahan ayah,
tanpa kata manja opa-oma.

Anak dusun yang berambut ikal
sehari penuh berjalan
di pundak kau membawa karung
makin terasa berat dan sangat

0 komentar: