Kutinggalkan jejak kebinatanganku
Dia bilang, hari ini kau gila sekali, ada apa sebenarnya?
Aku pun tak tahu, mengapa demikian terjadi
Saya tidak merencanakannya
Hanya waktu dan kejujuran yang menghantarkanku
menelusuri jalan yang teramat pilu.
Kebenaran sudah ku katakan
sedikit ragu, pada mulanya.
Tapi saat itu diriku penuh keyakinan,
agar tidak ada kemunafikan dan kerahasiaan
dengan ujung ketidakmenentuan.
dengan ujung ketidakmenentuan.
Berulangkali kuingatkan
Jangan mengatakan hal yang sensitif.
Katakanlah apa pun yang positif
serta kebenaran dan kejujuran, dengan hati.
Emosi dan perasaan agaknya sangat menentukan
Itulah sebabnya saya ceritakan dalam bentuk demikian
Agar otak bisa berjalan dengan semestinya dan baik
tanpa ada sangkut paut perasaan.
Dan hati bisa menerima.
Lalu dia ucapkan terima kasih
atas keberanianku berkata jujur.
Dan kini aku pun tahu
Dia telah tumbuh dewasa
Tidak secara fisik saja...
Saya bahagia
Aku buat pesan ini
Karna ku malu mengatakan rindu
Pada suaranya, dan tingkah lakunya.
0 komentar:
Posting Komentar