Sedikit kata yang terlintas
Bersama keriangan bocah di bawah lampu merah
Sembari bermain bersama kedua kawannya
yang juga masih bocah.
Mereka mengharap belas kasihan
birokrat-birokrat yang selalu lewat.
Tak mengerti sesungguhnya
apa yang mereka rasakan
senang...
sedih...
Hatiku pedih
menyaksikan tunas bangsa yang malang.
Apapun yang mereka dapatkan
dibagi-bagi dengan kawannya.
Tanpa mereka-reka wajah
bocah itu masih ada kecerahan
kebahagiaan dalam dunia mereka
dan polos menghadapi segala sesuatu
di depan.
Harapan berjalan beriringan
dengan usahanya.
Seperti bocah-bocah kecil itu
masih mencari mimpinya.
Muram di perjalanan siang hari
meredup seperti senja.
0 komentar:
Posting Komentar