Minggu, 19 Juni 2011

Menunggu

Jum'at, 17 juni
terasa lebih seru menyenangkan.

Sabtu dinihari, masih terasa
semakin jelas
udara yang dingin biasa saja
menusuk-nusuk dada.

Sabtu, 05.00 am
Fajar masih uring-uringan bangun
dia tetap dengan udaranya yang sejuk
balutan embun pagi.
Satu orang menunggu,
dan melawan udara fajar,
santai dan mulai resah.

          -- 05.30 am
Kami berkumpul...
sekawanan remaja malas
melawan udara fajar.

         -- 05.55am
Semua resah terbawa suasana,
ingin segera meninggalkan fajar
tapi kami berjalan melaluinya
melangkahi satu persatu, gundah...
bersama...

Karena kita lama menunggu

        -- 06.20 am
Kami melepas udara sesak di dada
selesai menanti bagian diantara kami.
Semua sudah lengkap.

0 komentar: