Perempuan manis yang baik budinya
di samping masjid berjalan sendirian
sore itu
semua orang melayangkan pandang padamu
begitu juga aku-terpana melihatmu
setelah kau tolong seorang peminta-minta
yang katanya belum makan dua hari itu
Perempuan manis yang lembut tutur katanya
Ketika saya dan banyak orang kehilangan kepercayaan
memandang hina
kepada peminta-minta itu
melihat, bahkan melirik pun
saya enggan, apalagi berbicara dengannya?
sungguh jijik rasanya meladeni
namun kau bertegur sapa setiap kali dia ada
untuk meminta-minta
Sungguh santun lakumu menyapa,
memberi senyum
dan perhatianmu kepada dia yang tak punya malu
meminta-minta tanpa harus lelah bekerja
Perempuan manis yang hidup dalam kederhanaan
Kau tahu dan pandai memilah antara kebaikan
dan keburukan.
0 komentar:
Posting Komentar