Gadis manis dari negeri sebelah
gadis manis berdiri tegak
di negara yang belum pernah terjamah
pangeran-pangeran kodok dari berbagai negara
sanggup berjalan merangkak
demi memenuhi permintaan anehnya.
'Tuan puteri' aku memanggilnya
dia tersipu
tidak bereaksi apa-apa
karena memang sudah biasa
mendengar pemuda-pemuda merayu
'Tuan puteri' kupanggil dia sekali lagi
nampaknya matanya mencari-cari
'Tuan puteri' kupanggil dia sedikit keras
dia tidak bisa mengenali suaraku,
suara murahan anak-anak pasar
tidak tahu diri
0 komentar:
Posting Komentar