Senin, 12 November 2012

Semarang, senja menunggu bulan

Kurang rasanya
Sebab aku tak bisa menyapa bulan
Kulihat bapak-bapak Polantas sibuk
mereka lupa menyapa rembulan senja ini
rembulan tak butuh sapa mereka
tapi rembulan selalu mengawasi
mengawasi dari alamnya sendiri.
sementara para Polantas masih bercengkrama
dengan seribu kendaraan yang lalu-lalang
seiring lampu hijau menyala.

Senja belajar pada bulan
dalam paruh bulan mereka berdua bertutur sapa
berjalan bergandengan tangan di malam sunyi.

Tapi sayang bulan sedang memperhatikan tingkah
seorang berseragam sedang dinas.
Berjalan dengan tegap penuh percaya diri
berbicara menggunakan nada-nada berbeda
kepada sesuatu yang bukan miliknya dan tak dikenalinya.

'Apa yang kau lakukan?' begitu kata bulan.
'Istirahatlah sejenak untuk menikmati senja bersamaku'

Deru mesin, suara klakson menutup indra yang dimilikinya
Dia masih bekerja
memberi nafkah keluarga.

0 komentar: