Nak, kemari nak...
akan kuceritakan sedikit kisah masa kecilku.
"Masa kecil kakek seperti aku ya kek?"
kurang lebih seperti itu.
Cucuku memerhatikan dengan semangat.
Dahulu kakek selalu bermain bersama teman-teman sebaya.
Mancing di kali, membuat layang-layang
kemudian menerbangkannya di sawah.
Semilir angin mengiringi kakek kecil berlari-lari
menarik layang-layang membumbung keangkasa.
Matahari terik, dan kakek berteduh diantara rimbunan
pohon bambu dibelakang rumah buyutmu.
Suatu hari di sawah tempat kakek bermain,
ada layang-layang yang unik, mungkin ini paling bagus
yang pernah kakek lihat.
Tidak menggunakan plastik sisa bungkus gorengan.
Tapi berbahan kertas yang berwarna-warni.
Katanya, harganya sangat mahal.
Kakek terkagum-kagum melihatnya.
Kakek tahu hanya orang kaya yang mampu memilikinya.
Kakek kecil tidak berkecil hati membawa layang-layang
buatan sendiri.
"Kenapa kakek tidak membuatnya sendiri?"
Kakek bukan keluarga bangsawan.
0 komentar:
Posting Komentar