Ah, aku harus waspada.
"Jangan takut kek, Belanda masih jauh".
Hehehe...
"Meskipun Belanda datang lagi, mereka cuma
numpang tidur doank".
Hahaha...
"Mengapa tertawa Kek?"
Dari siapa kau belajar berkata berani seperti itu?
"Dari Bu Guru Kek, mm... Kalau belajar berani, Kakekku yang
mengajariku".
Hahahahaha...
"Kakek dulu pernah bilang, hidup itu harus santai,
tenang, dan damai, toh Belanda masih jauh".
Hmm... Ingatanmu tajam
Tapi Kakek perlu waspada dengan situasi sekarang ini
"Biasa saja Kek, tidak ada yang menakutkan".
Memang kau ini masih muda dan enerjik
Sedang Kakek? Sudah punya cucu
Rambut memutih seiring jalannya waktu.
Apakah kau sadar Cu? Kemarau datang
lama sekali.
Lebaran pun alhamdulillah tak ada hujan.
Anak-anak seumuran kamu menyambut gembira
dengan bersilaturrahmi.
Tidak cuma itu saja, kembang api tak henti-henti menghiasi
langit, mengiringi munculnya bulan Syawal 1433 H.
Aku bersyukur bisa bertemu lagi dengan Syawal 1433 H
Tapi musim akan segera berubah
yang artinya virus-virus penyakit menyebar dan berkembang
sangat cepat.
Berjalan bersama angin.
Sekarang zaman peralihan.
"..."
0 komentar:
Posting Komentar