Rabu, 07 Juli 2010

MELIGI PAGI

saya tidak mengerti
banyak orang mulai merubah
melampaui seribu arti
menanti seribu petuah

tiang-tiang bernaluri
rindu dengan burung-burung nuri
mereka setiap hari menari-nari
di atas bunga kesturi

angin bertiup meredup
hari ini kata mereka mulai sayup
walau tanpa arti sebenarnya hidup
sebuah burung di tangkai basah kuyup

biasa meligi di setiap malam
ketika awan bergeming
kita semua ikut temaram
sungai hari ini sangat bening

0 komentar: